Kebasen, Selasa 30 Desember 2025 — Nuansa kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Nusantara tampak kuat dalam kegiatan kokurikuler flash mob tari daerah yang diselenggarakan oleh SMP Islam Andalusia dan SMP Islam Andalusia 2 Kebasen. Kegiatan ini menampilkan Tari Piring oleh murid putri dan Tari Saman oleh murid putra, sebagai wujud nyata penguatan karakter sekaligus pelestarian budaya bangsa.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam dua penampilan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran acara. Penampilan pertama diikuti oleh murid putri yang menampilkan Tari Piring dengan gerak lincah dan penuh keanggunan, disusul penampilan kedua oleh murid putra yang membawakan Tari Saman. Kegiatan ini melibatkan total 1.602 murid, terdiri atas 760 murid putri dan 842 murid putra, menjadikannya salah satu kegiatan kokurikuler terbesar di sekolah.

Penampilan tari Piring
Melalui kegiatan menari secara massal ini, murid didorong untuk mengembangkan kreativitas, kepekaan estetis, serta keterampilan gerak dan irama. Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nilai disiplin, kerja sama, kekompakan, dan gotong royong yang terbangun selama proses latihan hingga pelaksanaan.
Sebagai bagian dari penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan, kegiatan ini dilaksanakan melalui proses persiapan selama lima hari dengan pendampingan dan bimbingan dari wali kelas masing-masing. Seluruh murid mengikuti rangkaian kegiatan dengan gembira, antusias, dan penuh tanggung jawab, mencerminkan karakter pelajar yang berbudaya dan berdaya saing.

Penampilan tari Saman
Melalui kegiatan bertajuk “Bersatu dalam Gerak, Berbudaya dalam Aksi”, SMP Islam Andalusia dan SMP Islam Andalusia 2 Kebasen terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna—menghidupkan budaya dalam aksi nyata serta menanamkan nilai kebersamaan sebagai fondasi karakter generasi masa depan.